16
Mar
09

Solidaritas dan Dialog antar Budaya, Sumber Damai

“Kami sadar akan kebutuhan dan mendesaknya dialog. Dialog antar budaya tidak hanya untuk meredam konflik tetapi untuk menciptakan membangun budaya damai”. Demikian, penegasan Pater Bernard Ardura, sekretaris jendral Komisi Kepausan tentang Budaya ketika membuka kongres bertema “Dari Perbedaan Budaya menuju Dialog antar budaya di Medaiterania” yang diselenggarakan dari tanggal 15-18 Februari di Kairo Mesir.

Kongres ini dihadiri perwakilan dari berbagai ritus Gereja Katolik, ritus Gereja Koptik dan perwakilan Umat Muslim. Tujuannya untuk saling membagikan pengalaman berdialog dalam situasi dan kebudayaan yang berbeda.
28kingdom-600Dalam makalahnya, Pater Ardura mengatakan, “Kami menyadari bahwa dialog yang paling baik adalah dengan mendekatkan diri pada oranga lain, orang asing, dengan tidak takut untuk bertemu dengannya, terbuka padanya, menyambutnya sebagai saudara, mendengarkannya, dan memberi kesaksian iman padanya tentang kasih dan damai. Semua itu membutuhkan keberanian, kesabaran dan kemurahan hati karena begitulah proses panjang dialog”

Pater Ardura menggarisbawahi bagaimana dialog antar budaya mengundang semua pihak yang berkehendak baik, apapun kebangsaan dan sukunya, apapu agama dan kepercayaannya untuk menciptakan budaya damai dan harmoni. Proses ini dapat ditempuh melalui penyadaran nilai-nilai moral dasar, pengenalan dan penghargaan satu budaya dengan yang lain. Semua itu didasarkan pada kenyataan bahwa kita adalah satu keluarga manusia, dengan begitu, setiap orang adalah saudara. Harapannya adalah berkembangnya penghormatan dan penghargaan terhadap manusia sebagai ciptaan Allah.

Dialog antar budaya merupakan sumber harmoni bagi kehidupan dalam masyarakat yang berbeda budaya dan agama. Dialog inter-kultura merupakan dialog yang didasarkan pada nilai.nilai moral dasar demi kebaikan bersama. Dengan kata lain dialog ini membuka jalan bagi kepedulian sosial, solidaritas dan kasih pada sesama sehingga terbagun damai sejati.  (kr-L’Osservatore Romano)


0 Responses to “Solidaritas dan Dialog antar Budaya, Sumber Damai”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 36,186 pengunjung

Tanggalan’e

Maret 2009
S S R K J S M
« Jan   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Polling

Peta Keuskupanku

Photobucket

Download Driver nVidia

AC_FL_RunContent('flashVars', 'widgetVersion=vertical&widgetLanguage=en-us','src', 'http://www.nvidia.com/content/DriverDownload/widget/v2/driver_widget','width', '320','height', '620','align', 'middle','id', 'driver_widget','quality', 'high','bgcolor', '#869ca7','name', 'driver_widget','wmode', 'transparent','allowScriptAccess','sameDomain','type', 'application/x-shockwave-flash','pluginspage', 'http://www.adobe.com/go/getflashplayer');

Selamat Natal 2008 dan tahun baru 2009


%d blogger menyukai ini: