28
Jan
09

Kata Teman-teman…

Refleksi 25 Tahun Imamat Rm Purwatma, Pr

 

Perjalanan dua puluh lima tahun imamat, tentu adalah rentang waktu yang cukup panjang. Lebih memberi makna bahwa dua puluh lima tahun telah dilewati dalam rangka mengikuti Yesus Kristus dengan menjadi imam. Itulah yang dialami oleh beliau Rm. Purwatmo.

Menjalani dua puluh lima tahun menjadi imam tentu memberi banyak hal dalam hidup beliau. Pribadi beliau semakin dikenal orang-orang melalui karya-karya beliau di berbagai bidang: di Seminari Tinggi Kentungan, Universitas Sanata Dharma, Keuskupan Agung Semarang, Komisi Waligereja Indonesia dan lain sebagainya.

Di seminari tinggi, sosok Romo Purwatmo amat dikenal oleh para frater. Selain sebagai wali tingkat lima, beliau juga menjadi pembimbing rohani bagi para frater. Di seminarilah perjumpaan dengan para frater memberi kesan yang istimewa bagi para frater. Berikut ini adalah kesan dari para frater terhadap pribadi Romo Purwatmo sebagai seorang pembimbing dan formator di Seminari Tinggi sekaligus sebagai pengajar di Fakultas Teologi sanata Dharma.

 

Pribadi yang inpiratif

Itulah kesimpulan yang didapat Fr Ari Purnomo tentang pribadi seorang Rm Romo Purwatmomo. “Semua yang ada dalam pribadi Romo Purwatmo memberi sesuatu bagi hidup orang,” kata Fr Ari Purnomo, “Ada banyak hal yang bisa dicontoh dari beliau.”  Bagi Fr Ari purnomo, pribadi  Romo Romo Purwatmomo adalah pribadi yang yang inspiratif. Karya Romo Purwatmo di seminari dan Universitas Sanata Dharma memberi pandangan baru bahwa menjadi imam tidak hanya menjadi romo paroki tetapi juga bisa menjadi romo pengajar di Universitas.

Selain itu, pribadi yang menonjol dari Romo Purwatmo adalah kesederhanaa beliau. Ini nampak dari gaya hidup beliau yang tidak wah dan elit. “Ini mencerminkan keseserhaan seorang imam yang patut diteladani.” kata Fr Ari Purnomo. Dari penampilan yang sederhana tetapi selalu rapih dan menarik, mencerminkan hati yang sederhana tetapi bijaksana.

Di seminari beliau juga menjadi pembimbing rohani dan juga wali tingkat. Dalam pendampingan seperti itu, beliau menampakkan pribadi yang terbuka, dan mau memahami problem orang-orang yang didampingi. “Yang membuat saya terkesan adalah bahwa beliau tidak pernah menghakimi ataupun menyalahkan,” tutur Fr Ari Purnomo. Bagi Fr. Ari sendiri, pribadi Romo Purwatmo selalu memberi contoh yang baik dan juga amat konsisten pada apa yang disarankannya. Contohnya, beliau menyarankan para fraternya untuk tidak banyak merokok dan beliau sendiri memberi contoh untuk tidak merokok.

Dalam hidup bersama baik di seminari maupun di universitas, Romo Purwatmo selalu ingin masuk dalam pergulatan para formandus. Dia tidak menempatkan diri di luar para frater tapi justru ingin hidup dan berjuang bersama para frater. Beliau tidak menempatkan diri sebagai patron dan para frater sebagai klien, tetapi masuk dan hidup bersama untuk saling mengembangkan. Ini nampak dalam pribadi beliau yang ingin selalu berdialog dan terbuka.

Memang Romo Purwatmomo selalu ingin dekat dengan para frater dengan guyon. “Namun, kadang-kadang, guyonan beliau garing,” kata Fr. Ari menambahkan. Tapi, itu adalah usaha bahwa Romo Purwatmo ingin bersatu dengan para frater.

Diakui memang pekerjaan Romo Purwatmo amat banyak. Hal yang amat menarik bagi Fr. Ari adalah bahwa Romo Purwatmo merupakan pribadi yang integral. Beliau adalah pribadi sebagai dosen, sebagai imam dan juga sebagai formator. Ketiganya tak terpisahkan dan justru menampakkan pribadi beliau yang bijaksana dan penuh tanggung jawab dengan bermacam-macam pekerjaannya. Inilah profil imam yang happy, commited dan professional dalam hidupnya dan bisa menjadi teladan bagi kita semua

 

Pribadi yang Happy

Bagi Fr. Hadi, pribadi Romo Purwatmo memberi kesan yang lain. Pribadi Romo Purwatmo menampakkan imam yang happy dengan panggilan dan segala tugas yang dpercayakan kepada beliau. Tugas beliau amat sangat banyak, namun beliau selalu menampakkan ekspresi kegembiraan dalam karya-karyanya. Ketika mengajar beliau selalu berekspresi cerah sehingga bahan yang sulit bisa dicerna dengan rileks tanpa dipaksa-paksa. Bahan kuliah Romo Purwatmo memang terkenal rumit. Oleh karena itu, kuliah beliau membutuhkan pemikiran yang rumit pula. “Namun bersama Romo Purwatmo bahan mata kuliah menjadi lebih mudah dicerna,” kata Fr Hadi memberi kesan. Meski begitu, beliau tetap menjadi pribadi yang tetap serius dan tegas namun gembira.

Di tengah segala pekerjaan yang amat banyak, kata Fr Hadi, beliau tidak pernah melalaikan tugas dan kewajiban bahkan yang kecil sekalipun. Inilah yang bisa menjadi teladan bahwa beliau adalah pribadi yang berkomitmen dan seorang manager yang bagus karena hidup beliau sungguh teratur dan tertata rapi.

Yang menarik bagi Fr Hadi adalah bahwa dalam pendampingan entah dalam bimbinga rohani maupun bimbingan tingkat, beliau tidak pernah bertindak sebagai hakim ataupun guru serba tahu. Beliau justru menempatkan diri sebagai subyek terhadap pribadi-pribadi formandus. Beliau tidak menerapkan relasi antara Romo Purwatmo dan frater sebagai subyek dan obyek tapi menempatkan keduanya dalam posisi yang seimbang. Di sinilah pula nampak pribadi Romo Purwatmo yang rendah hati, mau menempatkan sejajar dengan para frater.

Yang menarik pula, bahwa Romo Purwatmo tidak pernah secara eksplisit mengatakan “kamu keliru” atau kamu salah terhadap apa yang terjadi pada anak bimbingnya. Beliau mau memahami dan justru mau masuk ke dalam pribadi orang untuk semakin mengenal dan juga mengembangkannya. Beliau memang kritis dan berusaha membangun yang baik dalam diri para frater-fraternya.

Seperti yang diungkapkan oleh Fr ari, Fr Hadipun mengungkapkan yang sama bahwa Romo Purwatmo itu sering guyon garing atau jayus. tapi kata fr Hadi, “Ini adalah jalan bagi beliau untuk turun kepada dunia kita, dunia yang masih relative muda ketimbang beliau.” Justru ini jalan untuk memahami kaum muda. Pun, ini adalah bentuk kerendahan hati dari seorang Romo Purwatmo yang ingin bersatu dengan dengan anak-anak beliau. Sebagai pembimbing, beliau juga memberi selalu memberi contoh yang baik.

 

Pribadi yang Cerdas

Bagi Fr. Andhika, sosok Rm. Purwatmo memberi kesan yang lain lagi. Fr. Andhika memang masih tingkat satu dan belum banyak mengenal sosok Romo Purwatmo, tapi sebagai anak bimbingan rohani beliau, Fr. Andhika sudah banyak mengenal pribadi beliau dan itu memberi kesan bagi Fr.  Andhika.

Kata Fr. Andhika, “Romo Purwatmo menampakkan pribadi yang cerdas dalam berbagai bidang. Dalam bidang akademik, tak diragukan lagi.” Ini nampak ketika Fr. Andhika ke kamar beliau dan melihat bahwa ada banyak buku di kamar beliau. Fr. Andhika menyimpulkan bahwa Romo Purwatmo adalah orang yang pintar dan bijaksana.

Sisi kecerdasan yang lain nampak dalam pribadi beliau ketika Fr. Andhika melakukan bimbingan rohani dengan beliau. Beliau selalu memberikan nasihat-nasihat yang tepat dan jitu bagi hidup Fr. Andhika. Beliau tidak pernah menggurui tetapi selalu bertolak dari pengalaman anak bimbing beliau.

Sosoknya yang kebapakan membuat Fr. Andhika merasa hormat kepada beliau. Sifat kebapakan ini juga nampak ketika Romo Purwatmo mau masuk dan memahami dunia anak bimbingan rohani beliau. “Beliau tidak pernah menghakimi pengalaman dari anak bimbing beliau. Beliau justru mau turun dan memahaminya dan memberi support untuk maju dan memperbaiki hidup,” kata Fr. Andhika menambahkan. Inilah yang membuat si anak bimbing menjadi mandiri dan mau mengembangkan diri sesuai yang ada pada diri anak.

Bagi Fr. Andhika, sosok beliau adalah sosok yang sederhana. Melihat penampilan beliau dan juga gaya hidup beliau, Fr Andhika menyatakan, ini adalah kesederhanaan seorang imam yang bisa kita tiru dan kita teladan. Inilah salah satu implementasi dari tiga ajaran Yesus yakni tentang kemiskinan.

 

Pribadi yang Selalu Memberi Perhatian

Bagi Fr. Fajar, Rm. Purwatmo memberi kesan yang lain pula. “Beliau selalu menyapa hal-hal yang sederhana dalam hidup saya. Tetapi justru sapaan yang demikian memberi nilai lebih dari sekedar sapaan. Sapaan ini menyentuh dan mengusik hati untuk bertindak sesuatu,” kata Fr. Fajar memberi kesan.

Namun pribadi Rm. Purwatmo adalah pribadi yang tegas dan lugas. Dalam bimbingan rohani, beliau selalu fokus kepada masalah yang dihadapi frater. Di sinilah ditemukan kedalaman pengolahan dalam bimbingan rohani.

Hal yang menarik bagi Fr. fajar antara lain juga bahwa Rm. Purwatmo adalah pribadi yang kalem, tidak vokal dan tenang dalam berbicara maupun bertindak. Menurut Fr. fajar, ini mencerminkan kedalaman hidup seseorang, pribadi yang sudah menep dalam hidupnya.

Pribadi Romo Purwatmo memang menamapkkan pribadi yang sungguh istimewa. Perjalanan dua puluh lima tahun imamat telah menempa beliau menjadi pribadi yang happy, committed dan professional. Di tengah segala tugas yang amat sangat banyak, beliau tetap menampakkan kegembiraan sebagai pribadi yang dipanggil untuk menjalani panggilan dari Tuhan. Banyak yang bisa kita teladan dari pribadi beliau: tentang kesederhanaan, kesetiaan pada tugas dan juga komitmen, dan tentu adalah kegembiraan bagi beliau. Kesan-kesan dari para frater mengindikasikan bahwa Romo Purwatmo adalah pribadi yang istimewa. Seperti yang dikatakan oleh Fr Ari, Romo Purwatmo adalah pribadi yang inspiratif, maka biarlah beliau menjadi teladan bagi kita semua untuk menjalani panggilan yang happy, commited dan professional.


0 Responses to “Kata Teman-teman…”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 36,186 pengunjung

Tanggalan’e

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Polling

Peta Keuskupanku

Photobucket

Download Driver nVidia

AC_FL_RunContent('flashVars', 'widgetVersion=vertical&widgetLanguage=en-us','src', 'http://www.nvidia.com/content/DriverDownload/widget/v2/driver_widget','width', '320','height', '620','align', 'middle','id', 'driver_widget','quality', 'high','bgcolor', '#869ca7','name', 'driver_widget','wmode', 'transparent','allowScriptAccess','sameDomain','type', 'application/x-shockwave-flash','pluginspage', 'http://www.adobe.com/go/getflashplayer');

Selamat Natal 2008 dan tahun baru 2009


%d blogger menyukai ini: