15
Des
08

Ekaristi: “Dari Kotabaru sampai Balik Tembok Biara”

 

“Yesus berpesan: Lakukanlah ini …
Biara mengatur: Wajib setiap hari …
Liturgi menyuruh: Jawblah, Amin…”

Meski hujan lebat mengguyur Yogya pagi itu, semangat umat untuk
memperdalam penghayatan akan Ekaristi tidaklah terpadamkan. Mereka
berduyun-duyun datang ke Penerbitan Kanisius untuk berbincang-bincang
dan berbagi pengalaman akan Ekaristi … Ada apa di sana? Minggu, 14
Desember 2008 Penerbit Kanisius dan Komunitas Kolese St. Ignatius
mengadakan sarasehan sebagai gerakan lanjut Konggres Ekaristi
Keuskupan. Sarasehan ini mengusung tema: Misa Kudus: Pengalaman
Setiap Hari … Apa Butuh?” Acara ini dihadiri oleh beberapa umat dari
yang muda sampai yang tua, beberapa imam, komunitas studi para suster
(CB, PIJ, PPYK, OP, dll) dan frater. Semuanya sekitar 250 orang.
Sebagai narasumber hadirlah Rm. E. Martasudjita, Pr, Rm. Heru
Prakosa, SJ dan Ibu Susi (tim Liturgi Kaum Muda Gereja Kotabaru)

eucharistSarasehan ini dimulai dengan diskusi(ngobrol) kelompok yang menjawab
beberapa pertanyaan sekitar penghayatan Ekaristi. Kemudian sejenak
diselingi doorprize dan snack lalu dilanjutkan dengan presentasi
hasil diskusi. Setelah itu para narasumber memberi tanggapannya.
Akhirnya seperti biasa diadakan sesi Tanya jawab.

Diskusi kelompok membicarakan beberapa pertanyaan seperti: Bagaimana
bertemu Tuhan dalam Ekaristi, Bagian mana yang paling diminati,
Bagaimana disposisi batin saat Ekaristi dll. Yang menarik adalah
jawaban dari kaum muda yang polos dan apa adanya. Berkaitan dengan
pertanyaan bagian mana yang paling diminati ada dari mereka yang
menjawab bagian Berkat Penutup. Mengapa? Bukan karena sudah mau
pulang, bukan karena sudah selesai. Tapi bagi mereka saat itulah
mereka telah merasa penuh menerima kehadiran Tuhan Yesus dengan baik.

Rm. Martasudjita memberi masukan akan pentingnya devosi dan katekese
tentang Ekaristi karena dapat membantu umat menyiapkan disposisi
batin. Tiga faktor pokok untuk merayakan Ekaristi yang baik adalah
teks perayaan liturgi, para petugas dan disposisi hati umatnya. Ibu
Susi membagikan pengalamannya bagaimana membuat Ekaristi dapat
menarik bagi kaum muda. Pada th 2000 di Kotabaru ada keprihatinan
yaitu beberapa kaum muda berpenampilan preman hanya hadir di luar
halaman gereja saat umat lainnya misa. Mereka merasa tidak pantas
padahal jika mereka berpenampilan rapi seperti pada umumnya maka
mereka merasa bukan dirinya. Oleh karena itu, bersama Romo Paroki dan
beberapa rekan kaum muda, Ibu Susi merangkai sebuah Ekaristi ala kaum
muda. Prinsip umumnya masuk lewat pintu mereka, keluar dari pintu
kita. Rm. Heru menyampaikan gagasan Liturgi dari bawah dengan tema
materi Ekaristi dan Adorasi yang sambung dengan hidup sehari-hari.
Rm. Heru menekankan metode bagaimana mengubah peristiwa menjadi teks
dan teks menjadi peristiwa. Seturut teladan St. Ignatius dari Loyola
beliau menyampaikan betapa pentingnya menemukan Tuhan dalam segala
dan segala dalam Tuhan.

Pengalaman berbagi tadi menjadi bekal bagi penghayatan Ekaristi yang
lebih mendalam baik oleh yang muda maupun yang tua, awam maupun
biarawan-rohaniwan, umat ataupun imam, baik di gereja-gereja maupun
di balik tembok biara.

Ekaristi: kewajiban, kebutuhan atau kerinduan?!

Salam.
Fr. Dika


0 Responses to “Ekaristi: “Dari Kotabaru sampai Balik Tembok Biara””



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 36,186 pengunjung

Tanggalan’e

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Polling

Peta Keuskupanku

Photobucket

Download Driver nVidia

AC_FL_RunContent('flashVars', 'widgetVersion=vertical&widgetLanguage=en-us','src', 'http://www.nvidia.com/content/DriverDownload/widget/v2/driver_widget','width', '320','height', '620','align', 'middle','id', 'driver_widget','quality', 'high','bgcolor', '#869ca7','name', 'driver_widget','wmode', 'transparent','allowScriptAccess','sameDomain','type', 'application/x-shockwave-flash','pluginspage', 'http://www.adobe.com/go/getflashplayer');

Selamat Natal 2008 dan tahun baru 2009


%d blogger menyukai ini: