19
Nov
08

Pernik Pengalaman

Komandan Purnawirawan

            Senin siang, 18 Agustus 2008, sehari setelah memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, seorang frater terkapar di tengah jalan Kaliurang. Dengan gaya bak seorang pejuang kemerdekaan, frater “Ndan” Tom, panggilan akrabnya, tergeletak di aspal yang panas. Tetapi yang mengherankan adalah frater Tom tidak menjunjung senapan di tubuhnya, melainkan terkapar tertindih motor GL Max tahun 2003 miliknya.

            “Tom… tangi… ana mobil sliweran…”, pinta temannya yang juga jatuh bersamanya.

            Frater Tom masih tiduran di aspal sembari menunggu orang yang menolongnya.

            “Mas… kancane tugel sikile…”, kata orang di sekitarnya.

            Tanpa pikir panjang, sahabat frater Tom meninggalkan seorang wanita yang juga tergeletak di tengah jalan akibat sebelumnya bertabrakan dengan frater Tom.

            “Tak pikir kowe bercanda ndan…”.

            “La piye sih ?”, tanyanya .

            Tak pikir kowe action perang di tengah jalan je…”.

            Action  piye… aku ora isa tangi merga sikilku tugel…”, kata fr. Tom dengan nada kecut.

            Sahabatnya terkejut mendengar penjelasan frater Tom, karena dirinya yang juga jatuh karena berboncengan dengan frater Tom tidak mengalami apa-apa. Semua anggota tubuhnya sehat wa’al fiat.

            “Tom, apa salah kita ya? Kayaknya tadi pagi ikut misa, koq masih aja dolanan karo aspal”.

            Tanpa menjawab pertanyaan sahabatnya, frater Tom tertidur seiring perjalanan menuju Rumah Sakit Panti Rapih.

 

***

            Setelah menjalani operasi selama empat jam, akhirnya sang komandan keluar dari kamar operasi.

            “Tom, sikilmu koq guede tenan? Kayaknya beratmu juga nambah deh…”.

            Frater Tom bingung mendengar perkataan teman-teman yang menjenguknya.

            Lha piye sih?”, jawabnya dengan nada datar.

            “Kakimu ketambah pen, jadi beratmu nambah he…”.

            Setelah seminggu menjalani rawat inap, frater Tom diperkenankan kembali ke seminari dan mengikuti kegiatan harian. Hingga kini, sang komandan telah memasuki masa purnawirawan… bukan lagi senjata yang dijunjung, melainkan krek sebagai alat bantu jalan. Jabatan sang komandan dinonaktifkan dahulu tetapi diganti dengan pasien korban perang melawan seorang pengendara sepeda. J

 

Maka, berhati-hatilah di mana pun kita berada, sebab di mana pun kita berada, segala

sesuatunya bisa terjadi.

 

 

 

 

 

 

 

Merokok menyebabkan “Miskin”

            Di seminari ada petugas koperasi. Yang dijual di koperasi seminari adalah segala macam kebutuhan yang mendukung para frater dalam studi; ada mie instan (baik goreng maupun rebus), ada minuman ringan (kopi, minuman segar), ada snack (dengan berbagai macam  merk), dan juga rokok.

            Tahun ini yang mendapat tugas menjadi petugas koperasi seminari adalah frater Lauren dan frater Mahendra. Mereka berdua tampak kompak sekali dalam menjalankan koprasi. Maklum, kamar mereka pun juga bersebelahan satu sama lain. Setelah mendapat modal yang cukup, mereka berdua pun mulai berbelanja barang-barang yang akan dijual.

            “Hari ini belanjaan yang paling mahal, rokok lho. Hampir setengah dari modal kita untuk membeli rokok”, jelas frater Mahendra.

            Berarti koperasi bisa untung besar dari jualan rokok donk jawab frater lauren

            Baru saja koprasi dibuka satu hari, persediaan rokok sudah menipis. Bayangkan saja, dalam satu hari rokok yang terjual hampir lima sampai delapan bungkus. Belum yang eceran. Padahal jumlah perokok tahun ini di seminari sudah banyak berkurang tetapi pembeli rokok dalam sehari masih saja banyak.

            “Kayaknya besok kita harus belanja rokok lagi deh”, ungkap Fr. Lauren.

“Memang rokok sebanyak itu sudah habis? Baru dua hari masak sudah habis?” tanya frater Mahendra.

“Coba saja kamu lihat persediaan di kamarku, sudah tinggal beberapa bungkus jawab frater lauren

            Akhirnya, mereka berdua belanja rokok setiap dua hari sekali. Meski harus belanja dua hari sekali, mereka merasa senang karena keuntungan koperasi bisa semakin melimpah.

“Ren, padahal rokok itu khan menyebabkan kanker, mandul, dsb tetapi tetap saja banyak frater yang membeli rokok ya?” tanya frater Mahendra

Ya tentu saja karena frater itu nantinya tidak akan menikah. Toh sama saja, merokok tidak merokok tidak akan mempunyai anak he… he…” jawab frater Lauren dengan bercanda

            “Apa hubungannya merokok dengan tidak punya anak? Ngaco kamu…! Yang ada, rokok membuat orang semakin miskin. Bayangkan saja, begitu banyak uang yang keluar hanya untuk dibakar. Mending membuat sehat, malah membuat penyakit.” Jawab frater Mahendra J

 

 

***

Sebatang rokok akan menjadi candu pada kemudian hari.

Sebungkus rokok akan menjadi penyakit di kemudian hari.

 

 

 

Fr. Christy M

Calon Imam K.Purwokerto, Tingkat III


0 Responses to “Pernik Pengalaman”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 36,186 pengunjung

Tanggalan’e

November 2008
S S R K J S M
    Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Polling

Peta Keuskupanku

Photobucket

Download Driver nVidia

AC_FL_RunContent('flashVars', 'widgetVersion=vertical&widgetLanguage=en-us','src', 'http://www.nvidia.com/content/DriverDownload/widget/v2/driver_widget','width', '320','height', '620','align', 'middle','id', 'driver_widget','quality', 'high','bgcolor', '#869ca7','name', 'driver_widget','wmode', 'transparent','allowScriptAccess','sameDomain','type', 'application/x-shockwave-flash','pluginspage', 'http://www.adobe.com/go/getflashplayer');

Selamat Natal 2008 dan tahun baru 2009


%d blogger menyukai ini: