12
Des
08

Arti Bekerja

Bekerja berarti setiap kegiatan material dan spiritual yang mengarah pada suatu hasil yang berguna. Dalam bekerja, terkandung unsur subjektif (pikiran, kehendak, tindakan, kemampuan) dan unsur objektif (materi, sarana / alat). [1]

Gereja yakin bahwa kerja merupakan dimensi mendasar hidup manusia di dunia. Sebagai dasar kepercayaannya ini, Gereja mengacu pada Kej 1: 28. Allah memberi tugas kepada manusia untuk menguasai bumi beserta segala isinya. Artinya tidak hanya memanfaatkan, tetapi menjaga dan mengusahakannya. Memang secara eksplisit, makna kerja tidak ditulis di sini. Namun, Gereja yakin bahwa sabda ini secara langsung mengacu kepada kerja sebagai kegiatan yang wajib dijalankan oleh manusia di dunia (LE. art. 4).

Gereja juga berkeyakinan bahwa Allah sendiri bekerja. KSPL menampakan Allah yang bekerja ini dalam kisah penciptaan. Allah menciptakan bumi beserta isinya selama enam hari dan beristirahat pada hari yang ke-7. Dalam KSPB, Allah yang bekerja ditampakan dengan pribadi Kristus. Seperti Yusuf, Yesus juga bekerja sebagai tukang kayu. Selain itu, Ia juga bekerja dengan membuat mukjijat-mukjijat serta memberitakan tentang Kerajaan Allah. Jelas bahwa visi kerja Yesus adalah demi Kerajaan Allah. Keyakinan bahwa Allah bekerja ini membawa Gereja pada keyakinan bahwa Kerja memiliki martabat yang tinggi dan juga mengarah kepada Kerajaan Allah. Dengan bekerja, manusia merealisasikan martabatnya sebagai ciptaan Allah, terlebih sebagai citra Allah.

Gereja lebih memandang kerja dalam arti subjektif dan bukan objektif. Gereja tidak membeda-bedakan golongan-golongan pekerkerjaan yang ada. Tidak dibedakan antara kerja kasar dan kerja halus, kerja fisik dan kerja non-fisik, dll. Yang peting adalah kerja harus bermakna “kerja untuk manusia” dan bukan “manusia untuk kerja” (LE. Art. 6). Manusia selaku pribadi menjadi subjek dan pelaku kerja. Artinya, dalam bekerja, manusia adalah subjek yang sadar, bebas, dan dapat mengambil keputusannya sendiri tentang dirinya. Dimensi ini juga  menunjukan dimensi etis kerja manusia.



[1] A. Sudiarja, SJ. Filsafat Manusia, Catatan Kuliah untuk Fakultas Teologi dan Fakultas Pendidikan, Prodi Bimbingan Konseling, Universitas Sanata Dharma, hal. 41.

About these ads

1 Response to “Arti Bekerja”


  1. 1 leonard
    17 Januari 2010 pukul 7:19 pm

    apakah suatu kegiatan yang merusak bukan tergolong Bekerja ??


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 28,280 pengunjung

Tanggalan’e

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Polling

Peta Keuskupanku

Photobucket

Download Driver nVidia

AC_FL_RunContent('flashVars', 'widgetVersion=vertical&widgetLanguage=en-us','src', 'http://www.nvidia.com/content/DriverDownload/widget/v2/driver_widget','width', '320','height', '620','align', 'middle','id', 'driver_widget','quality', 'high','bgcolor', '#869ca7','name', 'driver_widget','wmode', 'transparent','allowScriptAccess','sameDomain','type', 'application/x-shockwave-flash','pluginspage', 'http://www.adobe.com/go/getflashplayer');

Selamat Natal 2008 dan tahun baru 2009


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: